Normalkah Keputihan Setelah Melahirkan


Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan


Situasi yang normalkah keputihan setelah melahirkan yang juga banyak dialami oleh wanita? Lantas berbahayakah keputihan yang terjadi pada situasi seperti ini? Kemudian ketika mengalami situasi seperti itu apa yang seharusnya harus dilakukan?

Banyak sekali situasi wanita yang mengalami keputihan, bahkan terkadang keputihan itu terjadi pada saat setelah melahirkan sekalipun. Memang sampai saat ini keputihan masih menjadi masalah umum yang sering terjadi dan merupakan sesuatu yang selalu ingin dihindari oleh setiap wanita yang ada di dunia ini.

Keputihan yang sering terjadi pada wanita sendiri terbagi menjadi dua kategori. Yaitu keputihan yang normal dan abnormal. Selain itu antara kedua kategori ini juga disebabkan oleh sesuatu yang berbeda juga.

Keputihan setelah melahirkan itu sendiri terjadi juga bisa dikategorikan menjadi keputihan yang normal dan juga keputihan yang abnormal. Tergantung dari penyebab adanya keputihan itu sendiri.

Apabila keputihan yang terjadi setelah melahirkan tersebut memiliki ciri-ciri berwarna bening, encer, tidak berbau, tidak menyebabkan rasa gatal maka keputihan yang sedang Anda alami tersebut masuk dalam kategori keputihan yang normal.

Akan tetapi apabila keputihan Anda memiliki ciri-ciri sebaliknya dari ciri-ciri keputihan yang normal seperti yang sudah dipaparkan di atas tadi maka keputihan Anda tersebut dikategorikan sebagai keputihan yang abnormal. Dan Anda harus berhati-hati apabila mengalami situasi seperti ini.

Penyebab Keputihan Setelah Melahirkan

Salah satu penyebab terjadinya keputihan paska melahirkan adalah adanya jamur yang tumbuh di dalam organ kewanitaan Anda. Akan tetapi selain jamur tersebut keputihan bisa juga disebabkan karena adanya kondisi uterus yang tidak normal sehingga terjadilah peradangan di dalam tubuh Anda.
Sebenarnya kondisi vagina yang selalu bersih dan tidak terlalu lembab merupakan faktor yang sangat menentukan tidak bisa berkembang biaknya jamur yang akan mengakibatkan adanya keputihan yang abnormal.

Bagi Anda yang baru melahirkan, selalu menjaga kebersihan organ intim Anda merupakan sebuah keharusan. Selain itu untuk menjaga kelembaban pada vagina, Anda bisa memilih untuk memakai celana dalam yang terbuat dari katun yang bisa dengan mudah menyerap keringat sehingga vagina tidak menjadi lembab.

Hindari juga untuk menggunakan celana yang ketat, karena memakai celana ketat akan memudahkan vagina cepat berkeringat dan akhirnya jamur penyebab keputihan akan sangat mudah berkembang biak sehingga yang terjadi setelahnya adalah Anda akan mengalami masalah keputihan.

Jamur yang merupakan salah satu penyebab terjadinya keputihan setelah melahirkan ternyata kalau Anda biarkan untuk terus berkembang biak maka selanjutnya yang akan terjadi adalah jamur tersebut bisa meyebabkan peradangan pada organ intim Anda. Situasi seperti ini tentunya akan sangat berbahaya kalau tidak segera Anda tangani.

Banyak yang mengatakan kalau penggunaan antibiotik merupakan cara efektif untuk mengatasi keputihan, padahal sebenarnya dengan Anda menggunakan antibiotik ini justru sebenarnya yang akan membuat jamur dapat berkembang lebih cepat. Dengan alasan ketika Anda menggunakan antibiotik ini kuman lainnya akan mati akan tetapi jamur tidak bisa mati dengan antibiotik ini. Maka dari itu berhati-hatilah pada saat Anda menggunakan antibiotik. Apalagi ketika Anda menggunakan cairan pembersih organ intim kewanitaan.

Bisa disimpulkan kalau keputihan yang terjadi setelah melahirkan merupakan kondisi wajar yang sering dialami oleh wanita. Akan tetapi yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah keputihan yang sedang Anda alami tersebut masuk dalam kategori yang normal atau yang abnormal. Karena kalau sampai keputihan setelah melahirkan yang Anda alami merupakan keputihan yang abnormal maka akan sangat berbahaya.



0 Response to "Normalkah Keputihan Setelah Melahirkan"

Posting Komentar